ROCKER JUGA MANUSIA
by Seurieus Band
Mungkin orang menyangka ku tak pernah terluka
Tegar bagaikan karang, tabu cucurkan air mata
Kadang kurasa lelah harus tampil sempurna
Ingin kuteriakkan...
Andai mereka tahu rasa dalam hatiku
Lembut bagaikan salju dan menghangatkan kalbu
Kadang kurasa lelah harus tampil sempurna
Ingin kuteriakkan...
reff:
Rocker juga manusia, punya rasa punya hati
Jangan samakan dengan pisau belati
Rocker juga manusia, punya rasa punya hati
Jangan samakan dengan pisau belati
***
NB:
Gila cing, nich lagu. Sebulan terakhir jadi favorit di ruangan kantor ini, hehehe...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
UNTAIAN BINTANG TAK BERTEPI (Bagian Pertama)
UNTAIAN bintang belahan langit Selatan seakan menjemput sunyi hatiku. Tak terasa pada bilangan kesepuluh, perasaan itu kembali mengental di sudut hatiku yang paling dalam. Lamat-lamat tanpa kuasa terkuak lagi memori mengelabu yang dimulai tepat sepuluh tahun silam itu. Ketika itu Rio mengombang-ambing jiwa remajaku. Kala itu pula kesejatian asmara menjerat segala logika dan perasaanku. Panas membara, bukan begitu Rio? Uh, semoga saja kau membaca tulisan ini, wahai masa laluku.
Seiring kegalauan hati, tape stereo set yang berada di atas meja kamarku mengalunkan nada lembut Sesuatu Yang Tertunda . Tembang apik grup Padi itu seakan meledek kegundahan hatiku sekarang. ... Tetaplah menjadi bintang di langit. Agar cinta kita akan abadi. Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini. Agar menjadi saksi cinta kita berdua...berdua... Sudah...terlambat sudah. Kini semua harus berakhir. Mungkin inilah jalan yang terbaik. Dan kita mesti relakan kenya...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BULAN PENUH KEMULIAAN T`LAH TIBA
MARHABAN yaa Ramadhan
Jumat ini adalah awal bulan Ramadan 1425 Hijriah.
Pada sahur pertama kali ini, diriku masih ketak-ketik di kantor.
Kendati tak bersama istri, suasana sahur hari pertama ini lumayanlah.
Suasana kantor pun tak terlalu sepi.
Insya Allah, puasaku di Bulan Suci penuh kemuliaan ini bisa lebih bermakna.
Amien.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
TEARS IN HEAVEN
by: Eric Clapton
Would you know my name
If I saw you in heaven?
Would it be the same
If I saw you in heaven?
I must be strong
And carry on,
'Cause I know I don't belong
Here in heaven.
Would you hold my hand
If I saw you in heaven?
Would you help me stand
If I saw you in heaven?
I'll find my way
Through night and day,
'Cause I know I just can't stay
Here in heaven.
Time can bring you down,
Time can bend your knees.
Time can break your heart,
Have you begging please, begging please.
Beyond the door,
There's peace I'm sure,
And I know there'll be no more
Tears in heaven.
Would you know my name
If I saw you in heaven?
Would it be the same
If I saw you in heaven?
I must be strong
And carry on,
'Cause I know I don't belong
Here in heaven.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BEBERAPA JAM MENJELANG PENCOBLOSAN
TAK sampai delapan jam lagi, sekitar 155 juta orang bakal memilih kandidat presiden. Waktu yang sangat singkat, namun cukup untuk sebuah "serangan fajar". Serangan fajar? Boleh jadi, bagi-bagi uang atau barang untuk mengarahkan sejumlah konstituen untuk memilih kandidat tertentu bakal mewarnai pemilihan presiden kali ini. Apalagi tiga hari terakhir, khalayak disuguhkan maraknya kampanye negatif, propaganda, fitnah, isu hingga fatwa haram golput dan presiden perempuan. Pelakunya siapa lagi, kalau bukan kedua kubu dari dua pasangan capres-cawapres yang bakal bertarung pada Senin ini. Begitulah ingar-bingar panggung politik di Tanah Air.
Pertanyaan terpenting adalah: Siapakah kandidat yang bakal tampil sebagai pemenang? Hitung-hitungan di atas kertas mungkin tak banyak berarti, soalnya banyak kemungkinan bisa terjadi. Kalau melihat pilpres putaran pertama, 5 Juli silam, pemilih hanya mencapai sekitar 100 juta. Sementara 55 juta lainnya m...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
JELAJAH BISU DAN SUNYI
LINCAH jari menepi asa, seiring sorot mata meredup senja
putaran benak mengalun dahaga, sewaktu pertanyaan arti hidup menyeruak kuat
gelak tawa menghambur getir, senyum tanpa makna pun menebar sia-sia.
BISU dalam kebisuan
sunyi di kesunyian
bisu pun menjemput sunyi
Sang Kebisuan pun melantang geram
menantang kesunyian tak kunjung menepi
mengakhiri jelajah tanpa makna
Huh, bosan aku!